MTsN 1 Bandar Lampung Komitmen Cegah Perundungan dan Kembangkan Kurikulum Berbasis Cinta

Bandar Lampung, MTsN 1 (Humas) — Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan dan membangun lingkungan madrasah yang aman serta inklusif, MTsN 1 Bandar Lampung menggelar kegiatan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan pada Senin, 28 Juli 2025 pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ahmad Rifai, yang sekaligus menjadi narasumber utama.Turut hadir dalam kegiatan ini Katim Kelembagaan dan Sarpras Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Yan Khairul; Katim Kurikulum, Alamsyah; serta Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 1 Bandar Lampung. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan MTsN 1 Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Hartawan, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang terbebas dari praktik perundungan, baik yang terjadi antar siswa maupun antara guru dan siswa, termasuk di ruang digital. Ia juga mengajak seluruh guru untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik serta memberikan pembinaan dalam penggunaan teknologi secara bijak. “Kami berharap arahan dari Kabid Penmad dapat menjadi penguatan bagi seluruh civitas akademika dalam menjalankan tugas mulia ini,” ujar Hartawan.

Ahmad Rifai dalam arahannya menyampaikan bahwa isu perundungan masih erat kaitannya dengan belum maksimalnya penerapan kurikulum berbasis cinta. Ia menegaskan pentingnya integrasi nilai kasih sayang dalam proses belajar mengajar agar siswa merasa aman dan dihargai. Selain itu, ia juga mendorong seluruh guru untuk segera memanfaatkan fasilitas digital yang telah disediakan oleh madrasah demi efektivitas pembelajaran.“SDM guru di MTsN 1 Bandar Lampung harus terus ditingkatkan. Saya berharap lima tahun ke depan, madrasah ini sudah sepenuhnya mengimplementasikan sistem digital,” tegasnya. Ia juga mengingatkan seluruh warga madrasah untuk menjaga almamater dengan semangat profesionalisme dan dedikasi.

Sementara itu, Alamsyah selaku Katim Kurikulum Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menambahkan pentingnya peningkatan mutu manajemen madrasah. Ia juga mengapresiasi langkah MTsN 1 Bandar Lampung dalam mengembangkan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai identitas pendidikan karakter tahun ajaran 2025/2026.

Sesi terakhir, Yan Khairul selaku Katim Kelembagaan dan Sarpras Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menyampaikan, “Belanja Pegawai Guru MTsN 1 Bandar Lampung untuk sekarang pihak Kanwil Kemenag Provinsi Lampung yang akan mengeluarkan”. Selain itu, untuk fasilitas yang ada di MTsN 1 Bandar Lampung sudah sangat memadai dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang memperkuat semangat bersama untuk terus memajukan kualitas pendidikan di MTsN 1 Bandar Lampung dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan adaptif terhadap teknologi. (Aam)