“Kenangan Terukir Indah: Meriahnya Pentas Seni dan Perpisahan Kelas IX MTsN 1 Bandar Lampung 2025”

Bandar Lampung — Suasana haru dan bahagia menyelimuti Aula MTs Negeri 1 Bandar Lampung pada Kamis, 22 Mei 2025. Dalam acara Pentas Seni dan Perpisahan Kelas IX tahun pelajaran 2024/2025, ratusan siswa, guru, dan orang tua berkumpul untuk mengabadikan momen akhir perjalanan tiga tahun belajar para siswa kelas IX. Kegiatan berlangsung semarak namun penuh khidmat, menghadirkan ragam pertunjukan seni yang memukau serta derai air mata perpisahan.

Acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan penampilan hadroh dan parade tapis oleh siswa-siswi kelas IX bersama wali kelas masing-masing. Suasana semakin syahdu ketika pembukaan dilakukan dalam empat bahasa oleh MC: Arab, Inggris, Indonesia, dan Lampung. Hal ini menunjukkan keberagaman dan semangat kebhinekaan di lingkungan madrasah.

Sambutan demi sambutan pun menggugah perasaan. Ketua OSIS memberikan pesan menyentuh tentang kebersamaan dan perjuangan selama ini. Perwakilan siswa kelas IX menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada guru dan orang tua. Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Bapak Hartawan, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar para siswa terus membawa nilai-nilai madrasah ke jenjang selanjutnya.

Tak ketinggalan, Ketua Komite Madrasah, Bapak Sairul Basri, memberikan semangat kepada para siswa dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan mereka. Wali siswa, mewakili orang tua, juga memberikan sambutan penuh rasa haru dan bangga atas perjalanan anak-anak mereka yang akan segera melanjutkan ke tingkat pendidikan berikutnya.

Penampilan seni seperti Tari Ratoh Jaroe, puisi guru, paduan suara, serta grup band kelas IX menambah warna dalam perpisahan ini. Masing-masing tampil penuh semangat dan dedikasi, menandakan betapa istimewanya momen ini bagi seluruh peserta.

Momentum semakin mengharukan saat penganugerahan siswa berprestasi diumumkan dan penyerahan cinderamata kepada guru purna bakti Ibu Elya Nurita, M.Pd.I. Tak sedikit air mata yang jatuh saat video kenangan akhir tahun diputar, memperlihatkan potongan perjalanan para siswa dari awal hingga akhir.

Acara ditutup dengan doa bersama dan penampilan tari Bukekos. Perpisahan ini bukanlah akhir, namun awal dari perjalanan baru bagi para siswa kelas IX. Selamat melangkah menuju masa depan, tetaplah jadi pribadi yang membawa cahaya.


“Unforgettable Moments: The 2025 Farewell and Art Performance of Grade 9 MTsN 1 Bandar Lampung”

Bandar Lampung — An atmosphere of joy and emotion filled the grounds of MTs Negeri 1 Bandar Lampung on Thursday, May 22, 2025. During the Farewell and Art Performance event for Grade 9 students of the 2024/2025 academic year, hundreds of students, teachers, and parents gathered to mark the final chapter of the students’ three-year learning journey. The event was festive yet heartfelt, showcasing stunning artistic performances and touching farewell moments.

The day began at 07:00 AM with a hadroh performance and a traditional tapis parade involving all Grade 9 students and their homeroom teachers. The event was opened in four languages—Arabic, English, Indonesian, and Lampung—by the student MCs, reflecting the diversity and multicultural spirit of the madrasah.

A series of heartfelt speeches followed. The OSIS (student council) president delivered an emotional message of friendship and perseverance. A Grade 9 student representative expressed deep gratitude to the teachers and parents. The principal of MTsN 1 Bandar Lampung, Mr. Hartawan, in his speech, conveyed pride and hope that the students would carry the madrasah’s values into the next chapter of their lives.

Mr. Sairul Basri, the chairman of the school committee, also delivered a motivating speech, expressing appreciation for all parties involved in the students’ education. A parent representative gave a moving speech filled with pride and emotion as their children prepare to continue to the next level of education.

The performances, including the Ratoh Jaroe dance, teacher poetry, choir, and a Grade 9 student band, added vibrant colors to the farewell. Each act was performed with enthusiasm and dedication, highlighting the importance of the occasion.

The most touching moments came during the awarding of outstanding students and the presentation of a farewell gift to a retiring teacher, Mrs. Elya Nurita, M.Pd.I. Many tears were shed when the end-of-year video was played, capturing memories from the beginning of their school journey to this emotional farewell.

The event concluded with a collective prayer and the energetic Bukekos dance performance. This farewell is not the end, but rather the beginning of a new journey for Grade 9 students. Good luck on your path ahead—may you always be a light to those around you.


“Cik Ngetak Kenangan: Kemeriahan Pentas Seni Pamit Kelas IX MTsN 1 Bandar Lampung 2025”

Bandar Lampung — Suasana gegap gempita campur pilu nyampur di lapangan MTs Negeri 1 Bandar Lampung, Kemis 22 Mei 2025. Acara Pisah Kenang dan Pentas Seni Kelas IX taun ajaran 2024/2025 ngumpulno ratusan murid, guru, jama wali murid nyimak kenangan pamungkas dari tiga tahun nglajani sinau bareng. Acara maknyak, rame, tapi tetap syahdu, penuhan tampilan seni, air mata, dan pelukan hangat.

Acara dimulai pukul 07.00 pagi dengan hadroh lan parade tapis bareng wali kelas. Bukak acara dilakonin dengan bahasa Arab, Inggris, Indonesia, lan Lampung, mbuktike yen MTsN 1 Bandar Lampung nangkek ragam lan budaya.

Pidato-pidato ndadoske semangat lan haru. Ketua OSIS nyampaiin pesen soal kebersamaan lan semangat juang. Wakil siswa kelas IX nyampein makasih dalam banget buat para guru lan orang tua. Kepala Madrasah, Bapak Hartawan, pidato dengan rasa bangga, ngarepno murid-murid tetep bawa nilai madrasah ke jenjang luwih dhuwur.

Ketua komite, Bapak Sairul Basri, ngajak siswa supaya semangat terus lan matur nuwun kanggo guru-guru. Wali siswa ngawakili wong tua nyampaiin rasa haru campur bangga, ngenget anak-anak bakal lanjut sekolah maneh.

Tarian Ratoh Jaroe, puisi guru, paduan suara, lan band siswa kelas IX, ngisi acara dengan warna ceria. Saben tampilan ditanggapin karo semangat lan cinta.

Sing paling nyentuh, pas penganugerahan siswa berprestasi lan pemberian cinderamata kanggo guru purna bakti, Ibu Elya Nurita, M.Pd.I. Tangis pecah pas video kenangan diputer, ngelingi perjalanan siswa wiwit awal tekan pungkasan.

Acara ditutup karo doa bareng lan tari Bukekos. Pisah kenang iki dudu akhir, tapi awal lelampahan anyar murid kelas IX. Sugeng nerusno lelampahan, jadinyo cah sing mbawani cahyo.